This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Posisi duduk depan komputer
Fungsi IF
https://sg.docworkspace.com/d/sIFP88---AqSdvccG?sa=601.1074
link:
https://docs.google.com/spreadsheets/d/14smyfBvctegB7hj_ml1Nulkp5t_hdnCa/edit?usp=drivesdk&ouid=102188964465307542916&rtpof=true&sd=true
Artikel MBG
A. Pendahuluan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi peserta didik, khususnya di sekolah dasar dan menengah. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat memperoleh makanan yang sehat, bergizi seimbang, dan dikonsumsi tanpa biaya, sehingga mendukung semangat belajar serta tumbuh kembang yang optimal.
Dalam artikel ini akan dibahas mengenai maksud dan tujuan MBG, sasaran penerima manfaat, dampak positif dan negatif, serta masukan yang bersifat membangun bagi pengelola program.
B. Maksud dan Tujuan
1. Maksud:
Memberikan akses makanan bergizi kepada siswa yang membutuhkan.
Menunjang keberhasilan belajar dengan menjaga asupan gizi harian yang seimbang.
Mengurangi angka kekurangan gizi di kalangan pelajar.
2. Tujuan:
Meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.
Mengurangi ketimpangan sosial melalui pemerataan asupan gizi di lingkungan sekolah.
Mendorong kebiasaan hidup sehat melalui pola makan seimbang.
C. Sasaran
Program MBG ditujukan untuk:
•Siswa sekolah dasar dan menengah (SD–SMP) di seluruh Indonesia, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
•Sekolah-sekolah di daerah tertinggal atau dengan tingkat gizi anak yang masih rendah.
•Komunitas sekolah (guru, pengelola kantin, orang tua) yang ikut mendukung pola makan sehat bagi siswa.
D. Manfaat Program MBG
1. Manfaat Positif:
Meningkatkan daya tahan tubuh dan konsentrasi belajar siswa.
Membantu siswa yang kurang mampu agar tetap semangat bersekolah.
Mengajarkan pola hidup sehat dan pentingnya asupan gizi seimbang.
Menumbuhkan budaya gotong royong dan solidaritas sosial di sekolah.
2. Manfaat Negatif (Dampak yang Perlu Diwaspadai):
Ketergantungan siswa terhadap program tanpa berusaha mandiri.
Kualitas makanan yang kurang terjaga bila pengawasan lemah.
Potensi pemborosan atau penyalahgunaan dana bila tidak dikelola transparan.
Agar program MBG berjalan efektif, beberapa masukan dapat diberikan:
Pengawasan kualitas makanan harus melibatkan guru, komite sekolah, dan petugas kesehatan.
Menu makanan sebaiknya disusun oleh ahli gizi agar sesuai kebutuhan usia anak.
Pelibatan warga sekolah dalam kegiatan memasak, menyiapkan, dan mengedukasi pentingnya gizi seimbang.
Transparansi penggunaan dana dan laporan kegiatan secara rutin.
F. Usulan untuk Pengelola Program MBG
1. Menyusun jadwal menu mingguan dengan variasi bahan lokal yang bergizi.
2. Melibatkan UKS dan OSIS dalam kegiatan edukasi gizi dan kebersihan makanan.
3. Membuat pojok gizi sekolah yang berisi informasi tentang makanan sehat.
4. Mengadakan lomba kreasi menu sehat antar kelas untuk menumbuhkan minat siswa terhadap makanan bergizi.
5. Melakukan evaluasi berkala untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan efektivitas program.
G. Penutup
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah positif dalam membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkarakter. Dengan kerja sama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan siswa, program ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak bangsa.
poster:














